OFFSHOREMAN

WORK.ENERGY.POWER

Archive for the ‘Tazkirah’ Category

Pengemis Buta Yahudi & nabi muhammad saw (hayati kisah ini )

Posted by offshoreman on January 11, 2008

Di sudut pasar Madinah ada seorang pengemis Yahudi buta yang setiap harinya selalu berkata kepada setiap orang yang mendekatinya, “Wahai saudaraku, jangan dekati Muhammad, dia itu orang gila, dia itu pembohong, dia itu tukang sihir, apabila kalian mendekatinya maka kalian akan dipengaruhinya”.Namun, setiap pagi Muhammad Rasulullah SAW mendatanginya dengan membawakan makanan, dan tanpa berucap sepatah kata pun Rasulullah SAW menyuapkan makanan yang dibawanya kepada pengemis itu sedangkan pengemis itu tidak mengetahui bahwa yang menyuapinya itu adalah Rasulullah SAW. Rasulullah SAW melakukan hal ini setiap hari sampai beliau wafat.Setelah wafatnya Rasulullah SAW, tidak ada lagi orang yang membawakan makanan setiap pagi kepada pengemis Yahudi buta itu. Suatu hari sahabat terdekat Rasulullah SAW yakni Abubakar RA berkunjung ke rumah anaknya Aisyah RA yang tidak lain tidak
bukan merupakan isteri Rasulullah SAW dan beliau bertanya kepada anaknya itu, “Anakku, adakah kebiasaan kekasihku yang belum aku kerjakan?”.
Aisyah RA menjawab, “Wahai ayah, engkau adalah seorang ahli sunnah dan hampir tidak ada satu kebiasaannya pun yang belum ayah lakukan kecuali satu saja”. “Apakah Itu?”, tanya Abubakar RA. “Setiap pagi Rasulullah SAW selalu pergi ke ujung pasar dengan membawakan makanan untuk seorang pengemis Yahudi buta yang ada di sana “, kata Aisyah RA.Keesokan harinya Abubakar RA pergi ke pasar dengan membawa makanan untuk diberikan kepada pengemis itu. Abubakar RA mendatangi pengemis itu lalu memberikan makanan itu kepadanya. Ketika Abubakar RA mulai menyuapinya, sipengemis marah sambil menghardik, “Siapakah kamu?”. Abu Bakar RA menjawab, “Aku orang yang biasa (mendatangi engkau).” “Bukan! Engkau bukan orang yang biasa mendatangiku” , bantah si pengemis buta itu.“Apabila ia datang kepadaku tidak susah tangan ini memegang dan tidak susah mulut ini mengunyah. Orang yang biasa mendatangiku itu selalu menyuapiku, tapi terlebih dahulu dihaluskannya makanan tersebut, setelah itu ia berikan padaku”, pengemis itu melanjutkan perkataannya.Abubakar RA tidak dapat menahan air matanya, ia menangis sambil berkata kepada pengemis itu, “Aku memang bukan orang yang biasa datang padamu. Aku adalah salah seorang dari sahabatnya, orang yang mulia itu telah tiada. Ia adalah Muhammad Rasulullah SAW”.Seketika itu juga pengemis itu pun menangis mendengar penjelasan Abubakar RA, dan kemudian berkata, “Benarkah demikian? Selama ini aku selalu menghinanya, memfitnahnya, ia tidak pernah memarahiku sedikitpun, ia mendatangiku dengan membawa makanan setiap pagi, ia begitu mulia…. “Pengemis Yahudi buta tersebut akhirnya bersyahadat di hadapan Abubakar RA saat itu juga dan sejak hari itu menjadi muslim.

Wahai saudaraku, bisakah kita meneladani kemuliaan akhlaq Rasulullah SAW?Atau adakah setidaknya niatan untuk meneladani beliau?
Beliau adalah ahsanul akhlaq, semulia-mulia akhlaq.
Kalaupun tidak bisa kita meneladani beliau seratus persen, alangkah baiknya kita berusaha meneladani sedikit demi sedikit, kita mulai dari apa yang kita sanggup melakukannya.Sebarkanlah riwayat ini ke sebanyak orang apabila kamu mencintai Rasulullahmu. .. Sadaqah Jariah salah satu dari nya mudah dilakukan. MasyaAllah.. ..kebajikannya…jalan terus.

Sadaqah Jariah – Kebajikan yang tak berakhir.

1. Berikan al-Quran pada seseorang, dan setiap dibaca, Anda mendapatkan hasanah.
2. Sumbangkan kursi roda ke RS dan setiap orang sakit menggunakannya, Anda dapat hasanah.
4. Bantu pendidikan seorang anak.
5. Ajarkan seseorang sebuah do’a. Pada setiap bacaan do’a itu, Anda dapat hasanah.
6. Bagi CD Quran atau Do’a.
7. Terlibat dalam pembangunan sebuah mesjid.
8. Tempatkan pendingin air di tempat umum.
9. Tanam sebuah pohon. Setiap seseorang atau binatang berlindung dibawahnya, Anda dapat hasanah.
10. Bagikan email ini dengan orang lain.

Jika seseorang menjalankan salah satu dari hal diatas, Anda dapat hasanah sampai hari Qiamat.

Posted in Tazkirah | Leave a Comment »

Bila Paderi Terpaksa Buka Rahsia

Posted by offshoreman on January 9, 2008

Ada seorang pemuda Arab yang baru saja menyelesaikan bangku kuliahnya di Amerika. Pemuda ini adalah salah seorang yang diberi nikmat oleh Allah berupa pendidikan agama Islam bahkan dia mampu mendalaminya. Selain belajar, dia juga seorang juru dakwah Islam. Ketika berada di Amerika, dia berkenalan dengan salah seorang Nasrani. Hubungan mereka semakin akrab, dengan harapan semoga Allah s.w.t. memberinya hidayah masuk Islam.Pada suatu hari mereka berdua berjalan-jalan di sebuah perkampungan di Amerika dan melintas dekat sebuah gereja yang terdapat di kampung tersebut.Temannya itu meminta agar dia turut masuk ke dalam gereja. Mula mula dia keberatan, namun karena desakan akhirnya pemuda itu pun memenuhi permintaannya lalu ikut masuk ke dalam gereja dan duduk di salah satu bangku dengan hening, sebagaimana kebiasaan mereka.Ketika paderi masuk, mereka serentak berdiri untuk memberikan penghormatan lantas kembali duduk. Di saat itu, si paderi agak terbeliak ketika melihat kepada para hadirin dan berkata, "Di tengah kita ada seorang Muslim. Aku harap dia keluar dari sini."Pemuda Arab itu tidak bergerak dari tempatnya. Paderi tersebut mengucapkan perkataan itu berkali-kali, namun dia tetap tidak bergerak dari tempatnya.Hingga akhirnya paderi itu berkata, "Aku minta dia keluar dari sini dan aku menjamin keselamatannya." Barulah pemuda ini beranjak keluar.Di ambang pintu, pemuda bertanya kepada sang paderi, "Bagaimana anda tahu bahwa saya seorang Muslim?"Paderi itu menjawab, "Dari tanda yang terdapat di wajahmu."Kemudian dia beranjak hendak keluar. Namun, paderi ingin memanfaatkan keberadaan pemuda ini dengan mengajukan beberapa pertanyaan, tujuannya untuk memalukan pemuda tersebut dan sekaligus mengukuhkan ugamanya. Pemuda Muslim itupun menerima tentangan debat tersebut.Paderi berkata, "Aku akan mengajukan kepada anda 22 pertanyaan dan anda harus menjawabnya dengan tepat. " Si pemuda tersenyum dan berkata, "Silakan!" Sang paderi pun mulai bertanya, "Sebutkan satu yang tiada duanya, dua yang tiada tiganya, tiga yang tiada empatnya, empat yang tiada limanya, lima yang tiada enamnya, enam yang tiada tujuhnya, tujuh yang tiada delapannya, delapan yang tiada sembilannya, sembilan yang tiada sepuluhnya, sesuatu yang tidak lebih dari sepuluh, sebelas yang tiada dua belasnya, dua belas yang tiada tiga belasnya, tiga belas yang tiada empat belasnya." "Sebutkan sesuatu yang dapat bernafas namun tidak mempunyai ruh! Apa yang dimaksud dengan kuburan berjalan membawa isinya? Siapakah yang berdusta namun masuk ke dalam surga? Sebutkan sesuatu yang diciptakan Allah namun Dia tidak menyukainya? Sebutkan sesuatu yang diciptakan Allah dengan tanpa ayah dan ibu!" "Siapakah yang tercipta dari api, siapakah yang diazab dengan api dan siapakah yang terpelihara dari api? Siapakah yang tercipta dari batu, siapakah yang diazab dengan batu dan siapakah yang terpelihara dari batu?"

"Sebutkan sesuatu yang diciptakan Allah dan dianggap besar! Pohon apakah yang mempunyai 12 ranting, setiap ranting mempunyai 30 daun, setiap daun mempunyai 5 buah, 3 di bawah naungan dan dua di bawah sinaran matahari?" Mendengar pertanyaan tersebut, pemuda itu tersenyum dengan keyakinan kepada Allah.Setelah membaca Basmalah dia berkata,

-Satu yang tiada duanya ialah Allah s.w.t..

-Dua yang tiada tiganya ialah Malam dan Siang. Allah s.w.t. berfirman, "Dan  Kami jadikan malam dan siang sebagai   dua tanda (kebesaran kami)." (Al-Isra': 12).
-Tiga yang tiada empatnya adalah kesilapan yang dilakukan Nabi Musa ketika  Khidir menenggelamkan sampan,  membunuh seorang anak kecil dan ketika
  menegakkan kembali dinding yang hampir roboh.
-Empat yang tiada limanya adalah Taurat, Injil, Zabur dan al-Qur'an.
-Lima yang tiada enamnya ialah Solat lima waktu.
-Enam yang tiada tujuhnya ialah jumlah Hari ketika Allah s.w.t. menciptakan  makhluk.
-Tujuh yang tiada delapannya ialah Langit yang tujuh lapis. Allah s.w.t. berfirman, "Yang telah menciptakan tujuh langit berlapis-lapis. Kamu sekali-kali tidak melihat pada ciptaan Rabb Yang Maha Pemurah sesuatu yang  tidak seimbang." (Al-Mulk: 3).
-Delapan yang tiada sembilannya ialah Malaikat pemikul Arsy ar-Rahman. Allah s.w.t. berfirman, "Dan malaikat-malaikat berada di penjuru-penjuru  langit. Dan pada hari itu delapan orang malaikat men-junjung 'Arsy Rabbmu
 di atas (kepala) mereka." (Al-Haqah: 17).
-Sembilan yang tiada sepuluhnya adalah mu'jizat yang diberikan kepada Nabi  Musa yaitu: tongkat, tangan yang bercahaya, angin topan, musim paceklik, katak, darah, kutu dan belalang.*
-Sesuatu yang tidak lebih dari sepuluh ialah Kebaikan. Allah s.w.t. berfirman, "Barang siapa yang berbuat kebaikan maka untuknya sepuluh kali  lipat." (Al-An'am: 160).
-Sebelas yang tiada dua belasnya ialah jumlah Saudara-Saudara Nabi Yusuf .
-Dua belas yang tiada tiga belasnya ialah Mu'jizat Nabi Musa yang terdapat  dalam firman Allah, "Dan (ingatlah) ketika Musa memohon air untuk kaumnya, lalu Kami berfirman, 'Pukullah batu itu dengan tongkatmu.' Lalu memancarlah
 daripadanya dua belas mata air." (Al-Baqarah: 60).

-Tiga belas yang tiada empat belasnya ialah jumlah Saudara Nabi Yusuf
 ditambah dengan ayah dan ibunya.
-Adapun sesuatu yang bernafas namun tidak mempunyai ruh adalah waktu Subuh. Allah s.w.t. ber-firman, "Dan waktu subuh apabila fajarnya mulai  menyingsing." (At-Takwir: 18).
-Kuburan yang membawa isinya adalah Ikan yang menelan Nabi Yunus AS.

-Mereka yang berdusta namun masuk ke dalam surga adalah saudara-saudara Nabi Yusuf , yakni ketika mereka berkata kepada ayahnya, "Wahai ayah kami, sesungguhnya kami pergi berlumba-lumba dan kami tinggalkan Yusuf di dekat  barang-barang kami, lalu dia dimakan serigala." Setelah kedustaan terungkap, Yusuf berkata kepada mereka, " tak ada cercaan terhadap kamu semua." Dan ayah mereka Ya'qub berkata, "Aku akan memohonkan ampun bagimu
 kepada Rabbku. Sesungguhnya Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." (Yusuf:98)
-Sesuatu yang diciptakan Allah namun tidak Dia sukai adalah suara Keldai. Allah s.w.t. berfirman, "Sesungguhnya sejelek-jelek suara adalah suara keldai." (Luqman: 19).
-Makhluk yang diciptakan Allah tanpa bapa dan ibu adalah Nabi Adam,Malaikat, Unta Nabi Shalih dan Kambing Nabi Ibrahim.
-Makhluk yang diciptakan dari api adalah Iblis, yang diazab dengan api ialah Abu Jahal dan yang terpelihara dari api adalah Nabi Ibrahim. Allah s.w.t. berfirman, "Wahai api dinginlah dan selamatkan Ibrahim." (Al-Anbiya':69).
-Makhluk yang terbuat dari batu adalah Unta Nabi Shalih, yang diazab dengan batu adalah tentara bergajah dan yang terpelihara dari batu adalah Ashabul Kahfi (penghuni gua).
-Sesuatu yang diciptakan Allah dan dianggap perkara besar adalah Tipu Daya wanita, sebagaimana firman Allah s.w.t.? "Sesungguhnya tipu daya kaum wanita itu sangatlah besar." (Yusuf: 28).
-Adapun pohon yang memiliki 12 ranting setiap ranting mempunyai 30 daun, setiap daun mempunyai 5 buah, 3 di bawah teduhan dan dua di bawah sinaran matahari maknanya: Pohon adalah Tahun, Ranting adalah Bulan, Daun adalah
Hari dan Buahnya adalah Solat yang lima waktu, Tiga dikerjakan di malamhari dan Dua di siang hari.


Paderi dan para hadirin merasa takjub mendengar jawapan pemuda Muslim tersebut. Kemudian dia pun mula hendak pergi. Namun dia mengurungkan niatnya dan meminta kepada paderi agar menjawab satu pertanyaan saja.
Permintaan ini disetujui oleh paderi.Pemuda ini berkata, "Apakah kunci surga itu?" mendengar pertanyaan itu lidah paderi menjadi kelu, hatinya diselimuti keraguan dan rupa wajahnya pun berubah. Dia berusaha menyembunyikan kekuatirannya, namun tidak berhasil. Orang-orang yang hadir di gereja itu terus mendesaknya agar menjawab pertanyaan tersebut, namun dia cuba mengelak. Mereka berkata, "Anda telah melontarkan 22 pertanyaan kepadanya dan semuanya dia jawab, sementara dia hanya memberi cuma satu pertanyaan namun anda tidak mampu menjawabnya!" Paderi tersebut berkata, "Sesungguh aku tahu jawapannya, namun aku takut kalian marah." Mereka menjawab, "Kami akan jamin keselamatan anda. "
Paderi pun berkata, “Jawapannya ialah: Asyhadu An La Ilaha Illallah Wa Wa
Asyhadu Anna Muhammadar Rasulullah. “

Lantas paderi dan orang-orang yang hadir di gereja itu terus memeluk agama Islam. Sungguh Allah telah menganugerahkan kebaikan dan menjaga mereka
dengan Islam melalui tangan seorang pemuda Muslim yang bertakwa.**

** Kisah nyata ini diambil dari Mausu'ah al-Qishash al-Waqi'ah
 Wallahua'lam.

Posted in Tazkirah | Leave a Comment »

Untuk Renungan Bersama

Posted by offshoreman on January 9, 2008

1. Puasa Hari Arafah

2. Pesanan sebelum tidur

3. Bersederhana 

Anjuran berpuasa pada hari arafah.. setahun hanya sekali.. insyaAllah.Telah bersabda Rasullullah S.A.W: Tiga kelompok manusia yang akan dijabat tangannya oleh para malaikat pada hari mereka keluar dari kuburnya:-

1. Orang-orang yang mati syahid.
2. Orang-orang yang mengerjakan solat malam dalam bulan ramadhan.
3. Orang berpuasa di hari Arafah.
 Pesan dan berpesan antara kita….

Sebelum Tidur

Tafsir Haqqi:-
Rasulullah berpesan kepada Aisyah ra : Ya Aisyah jangan engkau tidur sebelum melakukan empat perkara,iaitu :
1. Sebelum khatam Al Qur’an.
2. Sebelum membuat para nabi memberimu syafaat di hari akhir.
3. Sebelum para muslim meredhai kamu.
4. Sebelum kau laksanakan haji dan umrah….

“Bertanya Aisyah : “Ya Rasulullah…. Bagaimana aku dapat melaksanakan empat perkara seketika?
“Rasul tersenyum dan bersabda : “Jika engkau tidur bacalah :

1.  Al Ikhlas tiga kali seakan-akan kau mengkhatamkan Al Qur’an.
2 . Membaca selawat untukKu dan para nabi sebelum aku, maka kami semua akan memberi syafaat di hari kiamat.  
3 .Beristighfarlah untuk para muslimin maka mereka akan meredhoi kamu.
4.  Perbanyaklah bertasbih , bertahmid,bertahlil,bertakbir maka seakan-akan kamu telah melaksanakan  ibadah haji dan umrah”

Bersederhana 

Bersederhana Itu Kekayaan Yang Nyata “Mereka yang bersifat kesederhanaan dalam semua hal tidak akan menjadi miskin…” Jika perlu MARAH, marahlah..tetapi usah terlupa dengan perkataan SABAR . Jika perlu MENANGIS, menangislah..tetapi usah terlupa dengan perkataan TENANG . Jika perlu PATUH, patuhlah..tetapi jangan sampai hilang KEMERDEKAAN Jika mahu MISKIN, miskinlah.. tetapi jangan terlalu miskin, nanti mudah menjadi KUFUR Jika mahu KAYA, kayalah.. tetapi jangan terlalu kaya sampai terlupa perkataan SEDEKAH Jika mahu menjadi WARAK, lakukanlah ibadah sebanyak-banyaknya tetapi jangan terlupa keperluan DUNIA Kalau mahu sebuah KERETA MEWAH, belilah.. selagi mampu dan menepati keperluan SEMASA Kalau mahu 2 BUAH RUMAH, belilah.. asalkan jangan sampai tak tahu perkataan PUAS Kalau mahu MENIMBUN HARTA, bekerja-keraslah.. asalkan jangan sampai terlupa BERIBADAH Kalau mahu BERHIBUR, berhiburlah.. asal tidak sakan dan MENYALAHI SYARIAT Kalau mahu memPERKATAKAN HAL ORANG, berkatalah.. asalkan jangan sampai MENGUMPAT Kalau mahu CEMBURU dengan kejayaan orang, cemburulah.. asalkan anda pun BERUSAHA KUAT sepertinya Hidup sederhana akan memastikan anda tidak akan miskin selama-lamanya.. Bersederhanalah...dalam segala hal adalah titik kejayaan dalam semua perkara.. 

· Orang yang terlalu pandai kadang-kadang apabila bodoh.. terus sasau.

· Orang yang terlalu kuat..kadang-kadang apabila lemah terus tidak berdaya..

 Binalah harta sebanyak-banyaknya tetapi jangan sampai anda menjadi hamba kepada harta Binalah ibadah banyak-banyak, tetapi jangan sampai terlupa soal-soal dunia Binalah kedudukan ditengah manusia, tetapi jangan sampai hilang kepercayaan orang dan tercalar maruah diri  Bukanlah seorang yang baik kalau beribadah sepanjang masa sedangkan untuk makan dan minumnya terpaksa meminta-minta. Seeloknya-eloknya.. bersederhanalah dalam beribadah lantaran bekerja itu pun ibadah, membuang halangan dijalanan juga ibadah, menasihati orang juga ibadah Orang yang bersederhana sentiasa terpandang dimata dunia. Dia tidak akan hina oleh kemelaratan dan tidak terlalu tersohor oleh kepopularitian. Dia terpandang sepanjang masa baik oleh orang yang hina mahupun orang yang mulia. Berkuasanya bersederhana bagaikan pakaian yang menjadi penebat pada rasa dingin dan panas yang membakar.  Sayidina Ali r.a. berkata, “Berkhairatlah mengikut kemampuan dan janganlah menjadi keluargamu hina dalam kemiskinan..”  Hendaklah bersedekah, jangan sampai jatuh miskin, menyimpan harta jangan sampai digelar Si Bakhil, beribadahlah jangan sampai semakin jahil..  Kata Sayidina Ali r.a. lagi, “Insan tidak akan melihat kesalahan seseorang yang bersifat tawaduk dan lemah lembut..”  Tawaduk dan lemah lembut adalah kesederhanaan yang nyata, membangkitkan kasih sayang dan menumbuhkan cinta tulus. Jika anda impikan penghormatan manusia, maka bersederhanalah dalam berbicara, berbatas-batas tatkala bergurau-senda dan menyimpan sebahagian kesukaan ketika terlalu gembira.  Bersederhanalah… adalah jawapan kepada segala-galanya…

Posted in Tazkirah | Leave a Comment »

Keluasan Neraka Yang Amat Dasyat

Posted by offshoreman on December 31, 2007

Untuk dikongsi, betapa kasihnya Rasulullah kepada umatnya….
Yazid Arraqqasyi dari Anas bin Malik ra. berkata: Jibrail datang
kepada Nabi saw pada waktu yg ia tidak biasa datang dalam keadaan berubah
mukanya, maka ditanya oleh nabi s. a. w. “Mengapa aku melihat kau
berubah muka?”

Jawabnya: “Ya Muhammad, aku datang kepadamu di saat Allah menyuruh
supaya dikobarkan penyalaan api neraka, maka tidak layak bagi orang
yg mengetahui bahawa neraka Jahannam itu benar, dan siksa kubur itu
benar, dan siksa Allah itu terbesar untuk bersuka-suka sebelum ia
merasa aman daripadanya.”

Lalu nabi s. a. w. bersabda: “Ya Jibrail, jelaskan padaku sifat
Jahannam.”

Jawabnya: “Ya. Ketika Allah menjadikan Jahannam, maka dinyalakan
selama
seribu tahun, sehingga merah, kemudian dilanjutkan seribu tahun
sehingga
putih, kemudian seribu tahun sehingga hitam, maka ia hitam gelap,
tidak
pernah padam nyala dan baranya. Demi Allah yg mengutus engkau
dengan hak, andaikan terbuka sebesar lubang jarum nescaya akan
dapat membakar penduduk dunia semuanya kerana panasnya. Demi Allah
yg mengutus engkau dengan hak, andaikan satu baju ahli neraka itu
digantung di antara langit dan bumi nescaya akan mati penduduk bumi
kerana panas dan basinya. Demi Allah yg mengutus engkau dengan hak,
andaikan satu pergelangan dari rantai yg disebut dalam Al-Qur’an
itu diletakkan di atas bukit, nescaya akan cair sampai ke bawah
bumi yg ke tujuh. Demi Allah yg mengutus engkau dengan hak,
andaikan seorang di hujung barat tersiksa, nescaya akan terbakar
orang-orang yang di hujung timur kerana
sangat panasnya, Jahannam itu sangat dalam dan perhiasannya besi,
dan
minumannya air panas campur nanah, dan pakaiannya potongan-potongan
api. Api neraka itu ada tujuh pintu, tiap-tiap pintu ada
bahagiannya yang tertentu dari orang laki-laki dan perempuan.”

Nabi s. a. w. bertanya: “Apakah pintu-pintunya bagaikan pintu-pintu
rumah kami?” Jawabnya: “Tidak, tetapi selalu terbuka, setengahnya
di bawah dari lainnya, dari pintu ke pintu jarak perjalanan 70,000
tahun, tiap pintu lebih panas dari yang lain 70 kali ganda.” (nota
kefahaman: iaitu yg lebih bawah lebih panas)

Tanya Rasulullah s. a. w.: “Siapakah penduduk masing-masing pintu?”
Jawab Jibrail: “Pintu yg terbawah untuk orang-orang munafik, dan
orang-orang yg kafir setelah diturunkan hidangan mukjizat nabi Isa
a. s. serta keluarga Fir’aun sedang namanya Al-Hawiyah. Pintu kedua
tempat orang-orang musyrikin bernama Jahim, pintu ketiga tempat
orang shobi’in bernama Saqar.

Pintu ke empat tempat Iblis dan pengikutnya dari kaum majusi
bernama
Ladha, pintu kelima orang yahudi bernama Huthomah.

Pintu ke enam tempat orang nasara bernama Sa’eir.” Kemudian Jibrail
diam
segan pada Rasulullah s. a. w. sehingga ditanya: “Mengapa tidak kau
terangkan penduduk pintu ke tujuh?” Jawabnya: “Di dalamnya
orang-orang yg berdosa besar dari ummatmu yg sampai mati belum
sempat bertaubat.”

Maka nabi s. a. w. jatuh pengsan ketika mendengar keterangan itu,
sehingga Jibrail meletakkan kepala nabi s. a. w. di pangkuannya
sehingga sedar kembali dan sesudah sedar nabi saw bersabda: “Ya
Jibrail, sungguh besar kerisauanku dan sangat sedihku, apakah ada
seorang dari ummat ku yang akan masuk ke dalam neraka?” Jawabnya:
“Ya, iaitu orang yg berdosa besar dari ummatmu.” Kemudian nabi s.
a. w. menangis, Jibrail juga menangis, kemudian nabi s. a. w. masuk
ke dalam rumahnya dan tidak keluar kecuali untuk sembahyang
kemudian kembali dan tidak berbicara dengan orang dan bila
sembahyang selalu menangis dan minta kepada Allah.(dipetik dari
kitab “Peringatan Bagi Yg Lalai”)

Dari Hadith Qudsi: Bagaimana kamu masih boleh melakukan maksiat
sedangkan kamu tak dapat bertahan dengan panasnya terik matahari
Ku. Tahukah kamu bahawa neraka jahanamKu itu:

1. Neraka Jahanam itu mempunyai 7 tingkat
2. Setiap tingkat mempunyai 70,000 daerah
3. Setiap daerah mempunyai 70,000 kampung
4. Setiap kampung mempunyai 70,000 rumah
5. Setiap rumah mempunyai 70,000 bilik
6. Setiap bilik mempunyai 70,000 kotak
7. Setiap kotak mempunyai 70,000 batang pokok zarqum
8. Di bawah setiap pokok zarqum mempunyai 70,000 ekor ular
9. Di dalam mulut setiap ular yang panjang 70 hasta mengandungi
lautan
racun yang hitam pekat.
10. Juga di bawah setiap pokok zarqum mempunyai 70,000 rantai
11. Setiap rantai diseret oleh 70,000 malaikat

Mudah-mudahan dapat menimbulkan keinsafan kepada kita semua.

Wallahua’lam.

Al-Quran Surah Al- Baqarah Ayat 159

” Sesungguhnya orang-orang yang menyembunyikan apa yang telah Kami
turunkan dari keterangan-keterangan dan petunjuk hidayat, sesudah
Kami
menerangkannya kepada manusia di dalam Kitab Suci, mereka itu
dilaknat
oleh Allah dan dilaknat oleh sekalian makhluk.”

Dari Abdullah bin ‘Amr R. A, Rasulullah S. A. W bersabda:”
Sampaikanlah
pesanku biarpun satu ayat..

Posted in Tazkirah | Leave a Comment »